Sabtu, 15 Maret 2014
Pernah makan pocong? Atau mencicipi kolor ijo? Minggu
(02/05/2013) sore, sejumlah orang berkerumun. Mereka antre minta pocong, pesan
iblis untuk dibawa pulang, atau menunggu kuntilanak diantarkan. Tenang dulu.
Ini tak ada hubungannya dengan praktik ilmu hitam, pesugihan di gunung atau
gua-gua yang kental nuansa mistis. Ya, `pocong' dan teman-temannya itu bukan
makhluk halus seperti dalam film. Mereka ini nama-nama menu makanan di Warung
Es Pocong yang tampak di pinggir Jalan Raya Margonda, Depok, tepatnya di depan
Warung Es Pocong.
Es Pocong adalah
salah satu tempat wisata kuliner yang terkenal di Depok. Nama Es Pocong ini
dipilih hanya sebagai strategi untuk menarik pelanggan dan warung ini terletak
di kawasan Kober, yang dalam Bahasa Betawi berarti kuburan. Tempat ini memang
selalu ramai, tidak pernah sepi pengunjung. Kebanyakan pengunjung yang datang
adalah dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Mengapa demikian? Karena Lokasinya
sangat strategis, terletak persis di pinggir jalan Margonda, sangat dekat dengan
Stasiun Universitas Indonesia, dekat dengan beberapa kampus, tapi kalau akhir
pekan banyaknya keluarga. Tempatnya memang tidak terlalu besar, tetapi rasa
makanannya sangat enak dan harga makanan dan minuman yang ditawarkan sangat
murah.
Warung Es Pocong berkonsep `seram.' Dindingnya dicat merah dan hitam. Merah
di bagian atas hingga setengah tembok, sisanya dipulas warna hitam.
Di sekeliling tembok dipasang topeng-topeng Panthom.
Gerobak di dalam warung itu tak kalah seram, kedua tiang gerobak ditempeli
dengan pocong mini. Bohlamnya berwarna kuning, tak terlampau terang,
menciptakan efek remang-remang mengerikan
Es Pocong merupakan
kreasi dari Racmat Ramadani bersama dua saudaranya, Aris dan Hakim. Sejak pertama kali diperkenalkan
pertengahan Juni 2006, sudah banyak menarik perhatian orang. Soalnya, dari namanya bikin orang penasaran.
Sesuai dengan
namanya, Es Pocong memiliki nama hidangan yang unik dan tak kalah menyeramkan
dan menakutkan, lain daripada yang lain. Nama-nama makanan dan minuman yang
disuguhkan antara lain seperti
Green Goblin, Es Kuntilanak, Vodoo, Kolor Ijo, dan
di tempat makan tersebut juga menjual makanan dengan nama-nama yang unik,
seperti:
Nasi Uduk Tuyul,
Lontong Setan
Hidangan yang paling
dinantikan dan disukai para pengunjung adalah Es Pocong, nama dari tempat makan
itu sendiri. Terdapat aneka rasa yang dapat dipilih sesuai dengan selera, ada
rasa stroberi, blueberry, cokelat, vanila, dan durian. Es Pocong sendiri banyak
membuat pensaran, sehingga kedai ini pun menjadi populer.
Mendoan Iblis bisa didapat dengan Rp2.500,00
Rp6.000,00 buat segelas Es Pocong
Tak hanya dua menu itu. Warung Es Pocong masih punya
beraneka menu unik lain.
Menu di warung itu didominasi ragam minuman soda,
seperti:
Kolor Ijo (sirup melon dicampur susu dan soda), Sundel
Bolong (sirup stroberi dicampur susu dan soda), atau Kuntilanak (sirup apel
dicampur susu dan soda).
Semuanya dibandrol dengan harga Rp6.000,00.
Mie Ronggeng, dan
Roti Mohawk (aneka macam roti bakar).
Seporsi makanan tersebut dihargai antara
Rp8.000,00-Rp10.000,00.
Warung Es Pocong dibuka setiap hari. Saat hari biasa,
ia buka dari pukul 08.00-22.00 WIB. Sedangkan saat Bulan Ramadan seperti
sekarang, Warung Es Pocong hanya buka setengah hari, pukul 16.00-22.00 WIB.
Menjelang maghrib, Warung Es Pocong makin dipadati
pembeli. Mereka mengular, antre membeli Mendoan Iblis atau aneka minuman di
sana.
Selain di
Kober, Jalan Margonda Raya, Depok, Warung Pocong bisa kita temukan di Lenteng
Agung, Tangerang, Solo, hingga Medan.
Liputanvita: Insiden kebakaran
menimpa sebuah rumah konveksi di Komplek Kunciran, Tangerang-Banten Sabtu (01/06/2013).
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 15.00,
kobaran api tidak sampai menyambar ke rumah warga yang lain karena Tiga unit Pemadam
kebakaran dan petugas penyelamat yang dikerahkan ke lokasi bisa menguasai api
yang berkobar hingga menembus atap selama 1 jam.
“Api muncul dari kabel lampu dekat atap, kayanya sih gara-gara konsleting arus listrik, api langsung menyambar tumpukan kain konveksi, lalu saya, 8 orang pegawai, dan warga coba matiin api supaya engga menyambar ke rumah warga yang lain.” laporan mira (37 tahun) sebagai saksi mata dan pegawai konveksi rumahan tersebut.
“Api muncul dari kabel lampu dekat atap, kayanya sih gara-gara konsleting arus listrik, api langsung menyambar tumpukan kain konveksi, lalu saya, 8 orang pegawai, dan warga coba matiin api supaya engga menyambar ke rumah warga yang lain.” laporan mira (37 tahun) sebagai saksi mata dan pegawai konveksi rumahan tersebut.
Tak ada korban tewas ataupun luka-luka.
Pemilik konveksi rumahan belum bisa diwawancara karena masih trauma. Ketika
kejadian pemilik konveksi rumahan sempat pingsan.
“ya bagaimana tidak pingsan, pesanan baju
seragam dari 3 sekolah taman kanak-kanak harus jadi bulan ini, tapi bahan
bajunya ludes kebakar.” Dewi (40 tahun) pegawai konveksi rumahan. Kerugian
ditaksir sekitar puluhan juta. (ocvita)
Jamu seringkali malah menjadi alat orang
tua menakuti anak kecil bandel yang susah diatur. Ada kesan yang tertanam jamu
itu menakutkan hingga sikecil tumbuh dewasa. Hal ini yang mendasari Retno
Widati berupaya melestarikan jamu agar tidak punah dimakan zaman yang modern.
Ide ini mucul ketika dirinya kedapatan
melihat seorang ibu penjual jamu gendong di pasar. Dari hasil pembicaraannya,
diketahui suami penjual jamu gendong tersebut adalah perajin es dungdung.
“Kemudian saya berpikir kenapa
tidak dibuat saja dari jamu menjadi es krim. Kan jadi inovasi baru,” kata Retno.
Dengan sekali proses pembuatan selama
15-20 menit, dapat menghasilkan minimal 50 cup es krim jamu. Satu cup es krim
jamu bila dilempar ke pasar, Ia taksir harganya hampir sama dengan yang dijual
di salah satu toko es krim biasa yang cukup tenar di Jalan Veteran,
Jakarta.
Daun Jambu Biji memang mempunyai banyak khasiat seperti mengobati diabetes
dan diare, akan tetapi seringkali disajikan secara sederhana, misalnya daun jambu biji dimakan langsung atau direbus dan
disajikan seperti teh. Dari cara penyajiannya ada kesan yang tertanam seperti memakan obat pahit
atau meminum jamu yang rasanya menakutkan. Hal ini yang mendasari Saya untuk memperbaiki kesan yang
menakutkan dari penyajian Daun Jambu Biji sebagai makanan enak yang sehat untuk
tubuh.
Ide ini mucul ketika saya mengamati pohon Jambu biji, kemudian saya
memikirkan dan saya memutuskan untuk membuat Keripik Daun Jambu Biji, penyajian
daun jambu biji dibuat menjadi keripik karena Keripik adalah makanan ringan
yang gurih dan digemari serta dapat dinikmati oleh semua umur, sehingga dengan
adanya keripik daun jambu biji ini semua umur khususnya anak-anak dapat dengan
mudah mengkonsumsi daun jambu biji sebagai pencegah dan mengobati penyakit yang
ada di dalam tubuh.
Tujuan dibuatnya keripik daun jambu biji adalah
1.
Membuat makanan ringan yang dapat
mencegah sekaligus mengobati penyakit dalam tubuh.
2.
memperbaiki kesan yang menakutkan dari
penyajian Daun Jambu Biji sebagai makanan enak yang sehat untuk tubuh
3.
agar semua umur dapat dengan mudah menikmati
daun jambu biji.
4.
Membuat usaha produksi makanan ringan
yang berbeda dengan makanan ringan lainnya.
Proses
pembuatan keripik daun jambu biji ini sangat mudah dan tidak lama, karena
pembuatan keripik ini sama seperti membuat keripik lainnya, hanya saja bahan
dasar yang berbeda.
Komposisi:
-
Daun jambu biji muda
-
Minyak goreng
-
Tepung terigu
-
Garam
-
Lada
-
Ketumbar
-
Bawang putih
-
Penyedap rasa
-
Air secukupnya
Cara pembutan
-
Cuci daun jambu biji
-
Belah menjadi dua bagian, hilangkan
batang yang berada diantara kedua daun tersebut
-
Haluskan bumbu seperti ketumbar, bawang
putih, lada, garam.
-
Buat adonan keripik dari tepung terigu
yang dicampurkan dengan air, dan bumbu yang sudah dihaluskan tadi,
-
Aduk secara rata dan campurkan sedikit
penyedap rasa kedalam adonan.
-
Masukkan potongan daun jambu biji satu per satu ke dalam adonan
-
Panaskan minyak goreng, lalu goreng daun
jambu yang sudah dicampurkan adonan tersebut hingga matang.
-
Angkat lalu tiriskan
-
Kemas keripik daun jambu biji bila sudah
tidak panas.
Bila
keripik ini di jual ke masyarakat, harganya hanya 2000 rupiah per 250 gram.
Selamat Mencoba.
Sabtu, 08 Maret 2014
Presiden SBY saat memberikan cd film kampanye antikorupsi kepada perwakilan masyarakat, pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2103 di Istana Negara, Senin (9/12) pagi. (foto: abror/presidenri.go.id)
Korupsi. Siapa yang tidak kenal dengan kata Korupsi? Hampir semua orang di Indonesia sudah mengenal kata Korupsi. Seperti yang kita tahu, Korupsi adalah perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain dan bangsa. Korupsi juga merupakan musuh utama bangsa yang harus diperangi dan diberantas. Memberantas korupsi memang tidak mudah, harus dilakukan secara sistematis dan sabar karena membutuhkan waktu yang panjang.
“Pemberantasan korupsi merupakan agenda berkelanjutan, tidak akan pernah berhenti” tegas Presiden SBY pada Hari Anti korupsi Sedunia pada 9 Desember 2013. Usaha untuk memberantas Korupsi tidak hanya terjadi di Indonesia melainkan juga di semua Negara. Karena itulah, Presiden SBY telah mengeluarkan Perpres Nomor 55 Tahun 2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi atau yang biasa disebut dengan Stranas PPK. Usaha memberantas korupsi bukan hanya membawa koruptor sampai ke meja pengadilan, melainkan juga meniadakan dan mencegah adanya sumber atau generasi korupsi berikutnya.
Presiden SBY senantiasa medukung berbagai upaya yang dilakukan para penegak hukum untuk memberantas korupsi dan menjunjung tinggi hak asasi manusia demi Indonesia yang semakin bersih dari perilaku korupsi. Indonesia adalah Negara hukum dan keadilan harus ditegakkan, siapapun yang melakukan tindakan korupsi akan diperiksa dan diproses secara adil sesuai dengan hukum yang berlaku.
Pemberantasan korupsi di masa Pemerintahan Presiden SBY bisa dibilang paling meningkat sepanjang sejarah. Hal tersebut bisa dilihat dari Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia dari tahun 2004 berjumlah 2,0 hingga tahun 2013 mengalami peningkatan menjadi 3,2. Dengan demikian Indonesia kini berada di peringkat 114 dari 117 negara di dunia. Hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS) tentang Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) juga mengalami peningkatan dari 3,55 pada tahun 2012 hingga tahun 2013 mencapai 3,65. Meskipun mengalami peningkatan nilai sedikit, hal ini merupakan kemajuan yang cukup berarti bagi bangsa Indonesia, maka dari itu kita sebagai penerus bangsa berusaha untuk perangi korupsi.
Usaha yang dilakukan oleh tiga penegak hukum yaitu Polri, Kejaksaan Agung and KPK merupakan sebuah prestasi yang harus didukung oleh seluruh elemen bangsa dalam memberantas korupsi. Ketiga institusi tersebut telah berhasil menyelamatkan uang Negara dengan nilai masing-masing Polri Rp. 2,093 triliun, Kejaksaan Agung Rp 13,327 triliun dan USD 19,06 juta serta KPK Rp 152,2 triliun
Lembaga Negara
|
Jumlah Uang
|
Polri
|
RP. 2,093 triliun
|
Kejaksaan Agung
|
Rp. 13,327 triliun dan
USD 19,06 juta
|
KPK
|
152,2 triliun
|
Tabel 1.1 Jumlah Penyelamatan Uang Negara
Presiden SBY selalu memberikan ijin bagi pejabat Negara yang akan diperiksa terkait kasus korupsi, sepanjang pemerintahan Presiden SBY telah tercatat 176 ijin kepada pejabat Negara, dimana 101 ditetapkan menjadi tersangka dan 30 orang menjadi saksi. Dan sebanyak 1187 anggota DPRD juga telah diperiksa karena diduga terjerat kasus korupsi.
Pemberantasan korupsi tidak cukup dengan memberikan hukuman penjara ataupun denda, tetapi juga diperlukan pencegahan tindak korupsi. Pemerintah juga telah melakukan beberapa cara untuk mencegah korupsi, seperti saat ini, hampir di setiap kementrian dan lembaga Negara telah memiliki sistem pengaduan tindak korupsi atau Whistleblower system yang bekerjasama dengan KPK. Selain itu, beberapa lembaga Negara yang juga turut membantu seperti PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) dan Lembaga Ombudsman. Dan saat ini sudah mulai diwacanakan larangan melakukan transaksi dengan uang tunai dalam jumlah nilai mata uang tertentu, tindakan tersebut dilakukan agar setiap transaksi dapat dilakukan melalui perbankan sehingga PPATK dapat memantau.
Jika lembaga Negara sudah berusaha untuk memberantas korupsi, maka kita sebagai generasi penerus bangsa ikut serta dalam memberantas korupsi. Mulailah dari diri kita sendiri perangi dan cegah tindak korupsi sejak dini.
Kamis, 06 Maret 2014
Reporter : Ocvita Ardhiani dan Larasayu
http://www.livestockreview.com/
Jakarta. Kota yang begitu padat akan penduduk ini sudah
menjadi tempat melakukan rutinitas sehari-hari. Keriuhan ibukota yang semakin
menjadi-jadi, tentunya menimbulkan masalah bagi sebagian besar masyarakat
urban. Baik untuk yang mempertaruhkan nasibnya dengan mencari nafkah,
partisipan politik yang giat mempromosikan dirinya, sampai pelahap ilmu yang
begitu semangat mencari pengalaman baru. Kegiatan ini kian berulang setiap
harinya hingga dirasakan penat tak berarti.
Memasuki musim liburan, pastinya akan membuat Anda dan
keluarga merencanakan rekreasi bersama. Aktivitas pelik yang meremas otak tentu
membutuhkan sarana pelepasan penat yang tepat. Tempat hiburan pun menjadi
alternatif yang dipilih oleh kebanyakan orang.
Salah satu tempat paling diminati adalah Cisarua.
Pemandangan indah dihiasi pohon-pohon rindang serta kebun teh, dapat memanjakan
mata siapapun yang melihatnya. Kawasan bercuaca sejuk yang terletak di
Kabupaten Bogor ini menyajikan kebahagiaan tak terduga. Banyaknya tempat wisata
dapat memberikan opsi bagi Anda.
Di era globalisasi yang serba cepat ini, menuntut insan
manusia menjadi lebih aktif. Tempat wisata yang menyajikan hiburan memang sudah
cukup untuk memuaskan hasrat bahagia Anda. Namun, itu saja tidak efektif.
Wisata edukatif adalah pilihan tepat untuk Anda dan keluarga. Nah kali ini,
kami mengajak Anda untuk mengenal salah satu tempat wisata terbaik di kawasan
Cisarua. Tepatnya di daerah dataran tinggi Puncak.
Cimory Mountain Dairy atau lebih dikenal dengan Cimory
adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil ternak khususnya
sapi. Olahan yang berbahan dasar susu ini bisa menjadi berbagai macam pangan
serta minuman yang dapat memberikan asupan gizi cukup untuk masyarakat. Tidak
hanya itu, perusahaan yang terletak di Jl. Raya Puncak No. 435 KM 77, juga
mengolah daging sapi dan kacang kedelai yang juga merupakan sumber protein
hewani dan nabati. Jelas saja, susu dengan berbagai jenis rasa, sosis sapi,
sampai ke tahu jepang (tofu) bisa diproduksi.
Donny Souisa, manager bagian edukasi dan product knowledge, mengenalkan konsep
wisata edukatif kepada pengunjung. Dairy
Educational merupakan tema yang diusung perusahaan yang sudah melebarkan
sayap sampai ke Semarang, Jawa Tengah ini.
Kesadaran akan rendahnya prosentase konsumsi protein di
Indonesia, melandasi berdirinya perusahaan ini. “Owner-nya sendiri seorang ahli teknologi. Jadi dia mau orang
Indonesia dapat asupan protein. Negara kita termauk yang paling jelek
(prosentase konsumsi protein perkapitanya – red).”, tutur Donny. Dari sinilah
awal mula terbentuknya sebuah perusahaan yang bergerak di bidang hasil olahan
ternak.
Apa yang ingin Cimory sumbangkan kepada Indonesia pun
begitu jelas. Terlihat dari visi misi perusahaan ini, yaitu : “Meningkatkan
konsumsi protein masyarakat Indonesia.”.
Di tempat ini, Anda bisa memilih paket wisata edukatif. Cimory
Dairy Tour adalah program wisata edukatif yang ditawarkan oleh perusahaan ini.
Konsep program ini untuk mengenalkan asal-usul macam-macam produk susu. Mulai
dari peternakan sampai proses pengolahan menjadi susu siap minum atau yang
disebut sebagai grass to glass.
Dimulai dengan mengenal alam di sekitar Cimory yang penuh
dengan tumbuhan-tumbuhan tropis. Pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan
luar biasa yang dapat dinikmati dengan mata telanjang. Anda pun dapat bertanya
mengenai peranakan tanaman Anggrek Bulan yang di lestarikan oleh pihak Cimory.
“Kami mengembang biakannya (tanaman Anggrek Bulan – red) dan pengunjung bisa
membelinya untuk ditanam dirumah.” tutur Subangkit, karyawan Cimory Resto di
Cisarua.
Nah, setelah menikmati keindahan alam, pengunjung akan
diajak untuk melihat secara langsung proses cow
milking atau pemerahan sapi di Cimory Mini Farm. Sapi-sapi yang dipelihara
di Cimory adalah sapi terbaik hasil peranakan sapi Belanda yang di inseminasi
(dikembang biakkan – red) dengan pemeliharaan yang sangat terjaga. Mengapa
bukan sapi Indonesia? “Di Indonesia mah tidak
ada sapi untuk diperah. Adanya sapi pedaging.”, kata Yayat, pegawai ternak
Cimory. Yayat pun mengatakan bahwa sapi-sapi yang diternakkan di perusahaan dairy asli dari Indonesia ini adalah
ternak terbaik yang ada di Indonesia. Setiap hari sapi dimandikan sebanyak 4
kali untuk menjaga kebersihannya. “Kalo sakit, nanti dokter hewannya yang
kesini (peternakkan sapi Cimory – red)”, tambah Yayat.
Pengawasan mutu dari susu yang dihasilkan sapi-sapi ini
begitu ketat. Hanya sapi yang berusia dibawah 12 tahun yang akan diperah. Jika
memang sudah lebih dari usia ini, susu sudah tidak enak untuk dikonsumsi. 3000
ekor sapi yang gemuk diperah setiap harinya dengan kontrol mutu yang sangat
baik. Sehingga ketika konsumen mencicipi rasa dari produk Cimory, perasaan
senang dan puas dapat tercapai.
Terdapat program-program yang bertujuan untuk lebih
mengenalkan pengunjung, terutama anak-anak, kepada bagaimana proses pengolahan
susu. Anak-anak akan diajak untuk ikut memerah sapi. Tidak hanya melihat
bagaimana para pemerah susu bekerja, namun pengunjung dapat ikut merasakan
sensasinya. “Biasanya sih anak-anak awalnya pada takut gitu sama sapinya. Eh tapi setelah sudah mencoba, mereka
ketagihan.”, jelas Yayat.
Nama sapi yang ada di Cimory ini pun lucu. Sang induk
diberi nama Cimo dan anaknya diberi nama Mory. Anak-anak yang mengetahui
keunikan nama dari hewan penghasil susu ini pun tergelak riang. Di tempat cow milking ini terdapat 4 ekor sapi
perah yang diberi nama Cimo 1, Cimo 2, Mory 1, dan Mory 2.
Setelah pengunjung mencoba bagaimana cara memerah susu
sapi, masih ada lagi rangkaian kegiatan yang edukatif. Film yang berjudul “From
Cow to Milk” yang menyajikan bagaimana proses pengolahan susu di pabrik Cimory.
Di ruangan teater yang cukup untuk 70 orang inilah pengunjung tenggelam dalam
kemewahan pabrik Cimory yang begitu bersih dan higienis.
Selesai menonton film, pengunjung disuguhkan dengan
santapan siang yang menggugah selera. Ditambah lagi, demonstrasi cara membuat milk shake ala Cimory yang dipandu oleh tour guide bernama Mr. Cow. Selesai menyantap hidangan dan mencicipi lembutnya milk shake, pengunjung diberikan
oleh-oleh berupa goodie bag.
Didalamnya terdapat berbagai macam produk Cimory yang telah menjadi best seller. Sebagai pemanis, Anda juga
akan diberikan pin bergambarkan ikon sapi Cimory.
Saat reporter berkunjung ke Cimory, Sekolah Global
Mandiri Jakarta tengah asyik bermain dengan hewan pemamah biak yang begitu
gemuk. Rupanya, sekolah yang terletak di daerah Cakung, Jakarta Barat ini sudah
menjadi pelanggan setia Cimory. Kesesuaian program Cimory Dairy Tour dengan
kurikulum sekolah menjadi alasan utama untuk kembali lagi. “Tema pembelajaran
sendiri kita ambil tematik, jadi kita ambil di alam sampai mereka (siswa didik
– red) tahu pemanfaatan sumber daya alam dan susu. Itulah alasan mengapa kami
memilih Cimory.”, tutur Ms. Yenny, staf pengajar di Sekolah Global Mandiri.
Berbagai fasilitas yang disuguhkan Cimory, mulai dari cow milking sampai membuat milk shake, dinikmati oleh peserta yang
masih duduk di kelas 1 hingga 4 sekolah dasar ini. Penjelasan yang diberikan
oleh pihak Cimory pun jelas, sehingga anak-anak mudah mengerti dan mengikuti
program yang disajikan. “Tepat dan jelas banget! Anak-anak suka. Programnya
bagus, mereka (anak didik – red) bisa langsung belajar. Udah gitu tempatnya sejuk dan gak
terlalu jauh dari Cakung hanya 2 jam perjalanan. Pelayanannya good. Puas deh pokoknya!”, sambung Ms.
Yenny.
Rombongan yang terdiri dari 52 siswa sekolah dasar ini
mendapatkan pengalaman edukatif yang tidak mereka dapatkan di kelas. Dairy Educational yang dikonsepkan
melalui Cimory Dairy Tour pun tersampaikan kepada pengunjung. “Sumbangsih kami
kepada Indonesia ya melalui Cimory ini. Masyarakat bisa mendapatkan asupan
protein sekaligus bisa mengetahui bagaimana proses pengolahan apa yang mereka
konsumsi itu.”, kata Donny.
Ada satu hal lagi yang tentunya dapat membuat Anda
memutuskan untuk memilih Cimory sebagai pengisi liburan Anda dan keluarga.
Paket wisata edukatif Cimory Dairy Tour bisa anda nikmati hanya dengan merogoh
kocek sebesar Rp. 90.000,00 saja! Harga yang ekonomis didukung dengan fasilitas
yang begitu fantastis, tentunya akan memuaskan hasrat berlibur Anda bersama
keluarga. Yuk ke Cimory! :-)
(feature)
artikel asli interview ke Chimory, Cisarua Bogor ini menjadi 10 feature terbaik se - PTS Kopertis III
Tema :
Peran Media Massa (Televisi)
Diadaptasi
dari komik terkenal VB djenggoten 101% Cinta Indonesia
Judul :
Pilihanku
Sinopsis : Berawal dari bekerja di
dunia pertelevisian sebagai desainer panggung, Kriwel mencoba menjelajahi dunia
pertelevisian Indonesia. Lima setengah tahun waktu yang cukup lama untuk Kriwel
mengetahui kenapa jarang ada tontonan bermutu dalam program televisi Indonesia.
Pengalaman demi pengalaman malah membuatnya semakin enggan untuk berlama-lama
dalam dunia pertelevisian. Mulai dari acara talkshow,
drama komedi, sinetron, hingga film yang lebih banyak menyimpang atau
bahkan merusak moral bangsa dari pada sebaliknya. Hal itu sangat bertentangan
dengan hati Kriwel. Ditambah dengan kecintaan Kriwel terhadap anaknya, membuat
Kriwel semakin yakin untuk resign.
Tak ketinggalan, dukungan dari istri tercinta turut mengutkan tekadnya.
Pada
12 Maret 2012, sebuah keputusan telah diambil Kriwel dan mulai melangkah ke
dalam sebuah babak baru. Selamat tinggal dunia desain panggung televisi. Maka
mau tidak mau, sebuah usaha resiko harus ditempuh. Sebuah usaha yang sangat
memerlukan persiapan mental. Menyadari potensi dirinya dalam bidang desain, Kriwel
memulai lagi karirnya menjadi seorang komikus. Mencoba perutungan di dunia
desain komik, menjadi alasan baginya untuk bisa tetap berkarya bagi keluarga
dan bangsa, tanpa mengorbankan hati nuraninya.
Tokoh :
1. Kriwel
2. Bpk.nya
Kriwel
3. Santi
(Anaknya Kriwel)
4. Dini
(Teman anaknya Kriwel)
5. Bos
(Atasannya Kriwel)
Lattar/setting :
1. Di
rumah
2. Di
kantor
3. Di
studio
Alur : Campuran
Keterangan:
Warna biru (flashback/masa
lalu), warna hitam (masa sekarang), warna
hijau (pengandaian/mengumpamakan), warna merah (untuk narator).
Prolog :
Lima setengah tahun, waktu yang cukup lama untuk mengetahui kenapa
jarang ada tontonan bermutu dalam program televisi Indonesia. Pada 12 Maret
2012, sebuah keputusan telah diambil, melangkah ke dalam sebuah babak baru. Selamat
tinggal dunia desain panggung televisi. Maka, mau tidak mau, sebuah resiko
harus ditempuh. Sebuah usaha yang sangat memerlukan persiapan mental. Menyadari
potensi dirinya dalam bidang desain, Kriwel memulai lagi karirnya menjadi
seorang komikus. Mencoba perutungan di dunia desain komik, menjadi alasan
baginya untuk bisa tetap berkarya bagi keluarga dan bangsa, tanpa mengorbankan
hati nuraninya.
(INT)
Halaman 103, 104, 112, 113 (101%
Cinta Indonesia)
Santi : Ayaah..main
bola yuk... (Memegang bola karet).
Kriwel
: (Mengacuhkan.
Terlihat sibuk mendesain di laptop).
Tidak lama kemudian...
Kriwel
:
(Dukk!! Sebuah bola mengenai kepalanya.)
Aahh...sudahlah. Menuruti ambisi tidak akan ada habisnya. (Bermain dengan anak
tercinta).
(INT)
Halaman 25: Krisis Lagu Anak (101%
Cinta Indonesia)
Esok harinya di rumah.. saat Kriwel sedang
mengetik di laptop. Tiba-tiba teringat dan membayangkan… Dulu...
Kriwel (kecil) : I, EN-I,
NI.... INI.. I, BE-U, BU... IBU.. (berdiri sambil bernyanyi dan memegang sendok
makan).
Bpk. Kriwel : (Berdiri sambil
tersenyum bahagia melihat kriwel kecil).
Sekarang, mereka melakukannya dengan lagu ini.... (Tersentak mendengar
suara Santi bernyanyi)
Santi : Bertahan
satu CIIIII...INTAAA...bertahan satu CE-I-EN-TE-A... (duduk sila sambil bernyanyi dengan kedua tangan
memegang mainan barbie).
Kriwel
: (Duduk sila di depan laptop dengan wajah
skeptis). Ganti ya sayang channelnya.. (Sambil mengambil remote TV dan
mengganti channel).
Santi :
Yaaahhh aaayaahhhh... (cemberut dan bersungut-sungut pergi).
(INT)
Halaman 32: Sinetron
Kriwel : Haduhh...sinetron lagi.
(Duduk sambil memegang remot yang di arahkan ke TV).
Pemain
A :
Aku harus pergi... (Bergegas
meninggalkan teman perempuannya).
Pemain B : Kumohon Dewa, jangan
tinggalkan Aku....(Berlinangan air mata).
Kriwel : Matiin aja deh,,,bikin pusing yang ada...gak realita. (mengarahkan
remot ke TV).
Tidak lama setelah TV dimatikan, terdengar suara dari arah belakang
Kriwel...
Santi : Dini, komohon..jangan
lakukan itu... (Hanya terdengar suara).
Kriwel : (Terkejut dan mencoba
mendengar dengan seksama).
Santi : Dini...,
Aku mohon, 15 menit saja....apa Kau tega meninggalkan Aku merawat para barbie
sendirian...? kumohon...Dini.... (Duduk tersimpuh dengan kedua tangan memegangi
kaki Dini dan wajah berlinangan air mata).
Dini
: Maaf, tidak bisa Santi... aku bukan Dini yang dulu lagi, yang
dengan mudah menuruti semua keinginanmu...detik ini juga aku harus kembali ke
rumah orang tuaku...(berdiri dan hendak melangkahlahkan kaki dengan kedua
tangan mendekap boneka).
(INT)
Halaman 142: Hati yang Gelisah (33
Pesan Nabi Vol. 2)
Sore harinya Santi
terlihat tengah asik menonton TV...
Kriwel
: Santi.... Udah
ya, gak bagus nonton acara TV kayak gitu... (Duduk bersila di depan laptop kemudian memalingkan
wajah ke arah Santi dengan tangan kanan menyanggah kepala dan tangan kiri
memegang buku).
Santi : Haa...h?? Gak bagus kenapa ayah? (Asik nonton
TV).
Kriwel
: Itu,
marah dikit, lansung pukul-pukulan. Kan gak bagus. Lagipula, acara di TV itu banyak
bohongnya.. TV itu kayak racun. (Mengganti posisi duduknya dan menutup buku,
melihat tayangan TV yang sedang Santi tonton).
Santi : Racun, ayah? Ooohh... tapikan ayah kerja di TV. Berarti, ayah
bantu bikin racun juga ya? (memalingkan wajah ke arah Kriwel dengan muka polos).
Kriwel
: (Mak
jleb...terpaku dengan pandangan kosong dan termenung. Dalam hati Kriwel
bergumam. Dan seolah sedang berdiskusi dengan hati nuraninya). Sudah lebih dari
5 tahun Saya bekerja di televisi. Iya, Saya juga tidak bisa berkelit, ada
banyak kemaksiatan yang dijual di sini. Untuk memanjakan mata, menjerat hati
pemirsa, semua bisa dilakukan di sini. Tapi, kadang ada acara agama kok. Iya,
tapi porsinya kalah jauh dibanding umbar syahwat dunia. Judi berselubung, kuis
beratus seri. Melodrama penuh tipuan dan sandiwara, hingga acara ghibah dengan
bonus artis yang pamer paha dan dada tentunya. Dan tugas Saya adalah....Mendesain
wadahnya, agar hidangan terlihat sedap dipandang mata, meski beracun...
Teguran yang yang tidak disengaja dari sang anak, membuat Kriwel
tersadar akan apa yang ia jalani selama ini. Kriwel pun bertekad untuk resign
dari pekerjaannya sebagai desainer panggung. Semenjak resign dari pekerjaannya,
Kriwel lebih senang duduk di depan laptop untuk mendesain komik. Dikarenakan
banyak sentilan-sentilan dalam komik yang diangkat dalam kisah nyata, Kriwel
harus memutar memorinya dan mempertajam kepekaannya terhadap lingkungan
sekitar. Malam itu Kriwel termenung mengingat masa-masa di saat dia masih
bekerja dalam dunia pertelevisian.....
Int – Siang – Kantor
Pemain : Kriwel – Bos
Kriwel
: “Maaf Bos, saya ingin resign dari pekerjaan ini.” (menyerahkan surat
pengunduran diri)
Bos : “loh kenapa memang? (Bingung) oh, saya tahu.
Kamu melakukan ini agar gaji kamu naik? hahaha.” (tertawa)
Kriwel
: “tidak bos.”
Bos : “loh terus ada apa tiba tiba kamu sepert ini?
kalau kamu ingin dinaikan gajinya akan saya naikan kok.”
Kriwel : “sebelumnya saya ucapkan terima
kasih atas kebaikan bos. Tapi maaf sebelumnya, maksud saya bukan itu, saya
ingin keluar karena pekerjaan ini memang tidak sesuai dengan hati nurani saya.”
Bos : “yasudah kalau begitu terserah
kamu saja.”
Kriwel : “terima kasih bos atas
pengertiannya.” (bersalaman dengan bosnya) “baiklah kalau begitu saya pamit
dahulu bos.” (pergi keluar ruangan)
Bos: “iya, semoga sukses ya.” (tersenyum,
menggelengkan kepala)
1
bulan kemudian...
INT
– SIANG – RUMAH
Pemain:
Kriwel
V.O Kriwel
(memegang
Storyboard komik) semoga rencana ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses.
INT
– PAGI – KANTOR
Pemain
: Kriwel, Direktur Komik
Kriwel: (menyerahkan hasil Story Board
sambil berjabat tangan dengan Direktur Komik)
Direktur Komik: (berjabat tangan sambil
tersenyum)
1
minggu kemudian...
INT
– PAGI – KANTOR
Pemain:
Kriwel, Direktur Komik, 1 wartawan
Direktur Komik: “Selamat” (Berjabat
Tangan dengan Kriwel sambil tersenyum bahagia)
Kriwel: “Terima kasih pak.” (Berjabat Tangan dengan Direktur Komik
sambil tersenyum bahagia)
1 Wartawan: “Permisi pak, boleh difoto
dahulu untuk dicantumkan di Surat Kabar.”
Direktur Komik dan Kriwel: “oh,
silahkan, mari-mari.” (foto bersama dengan komik yang best seller)
Langganan:
Postingan (Atom)
pingbox vita
Blog archive
-
▼
2014
(12)
-
▼
Maret
(12)
- Pesta Rakyat Demokrasi 2014, Anak-Anak Tak boleh D...
- NASKAH DRAMA MODERN
- Drama legenda percampuran
- contoh pengumuman untuk media
- PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM ERA JURNAL...
- Pesona Mistis “Es Pocong” Kuliner Depok
- Bahan Baju Ludes di makan Si Jago Merah
- WAW, Ada Es Krim Jamu
- Resep Keripik Daun Jambu Biji
- Presiden SBY: Berantas Korupsi Tak Pernah Berhenti
- Wisata Edukatif Murah : Cimory Dairy Tour
- NASKAH SEMI DOKUMENTER Peran dan Pengaruh Media Ma...
-
▼
Maret
(12)















